Materi debat itu disusun oleh lima Panelis yang berasal dari Bumi Anoa. Kelimanya adalah Muhammad Zamrun, Weka Widyati, R. Marzuki Iswandi, La Sara dan Hasanuddin Boa

Dalam debat ini, kandidat tidak diperbolehkan memberikan pertanyaan yang menyinggung personal Paslon lain, pertanyaan kandidat harus mengacu pada visi misi, program kerja sesuai tema debat. Waktu bertanya dan menjawab masing-masing peserta diatur oleh moderator.

Materi debat itu disusun oleh lima Panelis yang berasal dari Bumi Anoa. Kelimanya adalah Muhammad Zamrun, Weka Widyati, R. Marzuki Iswandi, La Sara dan Hasanuddin Boa

Dalam debat ini, kandidat tidak diperbolehkan memberikan pertanyaan yang menyinggung personal Paslon lain, pertanyaan kandidat harus mengacu pada visi misi, program kerja sesuai tema debat. Waktu bertanya dan menjawab masing-masing peserta diatur oleh moderator.

SUMBER: zonasultra


Siapa Yang Akan Terpilih Jadi Gubernur SULTRA (Kendari)????

Timbul sebuah pertanyaan siapa yang akan terpilih jadi GUBERNUR SULTRA (Kendari)????. Hal ini menjadi dampak pertanyaan masyarakat SULTRA yang makin penasaran, mungkin sebangian orang sudah mempunyai pilihan masing-masing Bakal pasangan calon Gubernur Sultra.
“Masih ada beberapa yangmengirim pesan dukungan, sehingga meningkatkan grafik dan itu berjumlah hingga puluhan pendukung,”

makin dekatnya pemilihan makin penasaran pula siapa pemimpinnya.

Surya Paloh Bersama Rombongan Tiba Kendari, Tiga Bupati Masuk NasDem?

Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh datang di Kendari Sulawesi Tenggara untuk konsolidasi dan silaturahmi partai, Minggu (25 Maret 2018).

Tiga Bupati dan dua wakil bupati di Sulawesi Tenggara dilaporkan segera bergabung ke Partai NasDem. Mereka adalah Bupati Muna Barat LM Rajiun dan Bupati Wakatobi Arhawi, dan Bupati Bombana Tafdil.

Sedangkan dua wakil bupati yang dikabarkan akan bergabung bersama Partai NasDem, yakni Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud serta Wakil Bupati Kolaka Jayadin.

Sejauh ini belum ada ketarangan resmi dari kelimanya. Namun Ketua DPW Partai NasDem Sultra, Tony Herbiansyah yang juga Bupati Kolaka Timur telah menyampaikan hal itu kepada Ketua DPP Partai NasDem.

“Dulunya NasDem jarang dilirik, namun sekarang banyak yang minta untuk masuk menjadi kader,” ujar Tony dalam acara konsolidasi dan silaturahim Partai NasDem di Kendari.

Surya Paloh bersama rombongan tiba di Bandara Haluoleo sekitar pukul 11.00 Wita menggunakan pesawat pribadi bertuliskan NasDem, setelah menempuh perjalanan dari Sulawesi Barat.


Calon Gubernur Sultra Nomor Urut 1, Ali Mazi menjemput rombongan Paloh yang terdiri antara lain mantan Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh.

Sementara rombongan lain yang sudah lebih awal tiba di Banadara Halu Oleo adalah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Koordinator Wilayah NasDem Sultra, Malkam Amin, dan Ketua DPW NasDem Sultra Tony Herbiansyah.

Selain itu, sejumlah Ketua DPW NasDem provinsi lain ikut hadir, seperti Ketua DPW NasDem Aceh, Sumatera Barat, Bali, dan Sulawesi Tengah.

Massa pendukung pasangan Cagub Ali Mazi – Lukman Abunawas (Aman) ikut menjemput kedatangan Paloh dan rombongan.

Cagub Ali Mazi – Lukman diusung oleh dua partai besar, yakni Partai NasDem dan Golkar untuk Pilkada 2018. Kehadiran Paloh dan rombongan di Kendari kali ini dinilai sebagai penyemangat serta perekat untuk menyatukan tekad partai dalam mendukung “Aman” menuju kursi gubernur.


info desain: haiarsitek.com

Polres Muna Bekuk Pria Asal Wakatobi Diduga Seorang Kurir Narkoba Kendari-Raha

RAHA – Peredaran Narkoba di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) kini kian menjadi. Hal ini kembali dibuktikan oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Muna pada Sabtu, (24/3/2018) kemarin dengan membekuk salah satu Anak Buah Kapal (ABK) di salah satu kapal malam rute Kendari-Raha yang diduga hendak mengantar paket narkoba jenis sabu.

Proses penangkapan itu dikatakan Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga saat konfrensi pers bahwa, pada hari Sabtu (24/3) pada Pukul 10:32 Wita, pelaku berinisial HI (33) warga asal Bira Kecamatan Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi yang bekerja sebagai koki atau Anak Buah Kapal (ABK), berhasil diamankan karena membawa Narkotika jenis sabu dalam paket kiriman bentuk kardus persegi.

“Tim Satres Narkoba awalnya mendapatkan informasi adanya pengiriman paket dari Kendari menuju Raha, lalu dilakukan pengamatan dan penyelidikan,” Terang Agung saat konfrensi Pers di Polres Muna, Senin (26/3/2018).

Setelah kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Nusantara Raha, lanjut Agung, tim Satres Narkoba kemudian mencari dan mencoba berkomunikasi dengan pelaku melalui kode ucapan “Lima Ribu”.

“Dengan kode itu, pelaku kemudian mengajak pak Kasat yang sedang dalam penyamaran ke dalam kamar untuk menyerahkan paket kiriman tersebut,” ungkapnya.

“Setelah diperiksa, didapati empat sachet kristal bening isi sabu dengan berat 23 gram dalam kardus ukuran sedang dan dua sachet sabu dengan berat 11 gram dalam kardus ukuran kecil yang disamarkan dengan pakaian, sepatu bekas serta botol dan besi tua,” sambungnya menjelaskan.


info desain : haiarsitek.com

JANJI AMAN Untuk Figur SEKDA Dari Kabupaten Muna


Saat ini para bakal pasangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggra (Sultra) tengah intens melakukan sosialisasi di 17 Kabupaten dan Kota di Sultra.



Seperti yang dilakukan, bapaslon Ali Mazi-Lukman Abunawas, saat melakukan sosialisasi di Kabupaten Muna, Senin (5/2/2018) kemarin, Ali Mazi mengatakan ketika dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2018 mendatang dirinya dan Lukman Abunawas di percayakan menjalanan roda pemerintahan Provinsi Sultra lima tahun ke depan, maka jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) akan di isi oleh figur dari Kabupaten Muna.

“Ketika kami diamanahkan rakyat untuk memimpin Sultra kedepan maka sekretaris daerah dari Kabupaten Muna,” janji Ali Mazi saat bersosialisasi di Kelurahan Laende (Jompi), Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna.

Selain itu, Ali Mazi juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan mantan Gubernur Sultra non Aktif, H Nur Alam bahwa ketika dirinya dan Lukman Abunawas menjabat dan masa jabatannya selesai, maka selanjutnya roda pemerintahan harus dijalankan oleh figur dari Kabupaten Muna.


“Saya kira perlu kita syukuri, bahwa Nur Alam (Gubernur Sultra non aktif) sendiri sudah sepakat setelah kami (AMAN) nanti terpilih, tongkat komando kita serahkan kepada keluarga besar kita di Muna untuk selanjutnya jadi Gubernur Sultra,” tutur Ali Mazi.

“Saya juga mengucapkan salam hormat dari Lukman Abunawas yang tidak sempat hadir karena sedang mewakili tugas-tugas pemerintahan Provinsi Sultra,” kata mantan Ketua Partai NasDem Sultra.

Laporan : Jufri

Komsumsi Ikan Kaleng Yang Tidak Mengandung Cacing



Setelah melakukan sidak di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) terhadap ikan kaleng yang mengandung cacing, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari menyimpulkan Sultra aman dari peredaran ikan kaleng yang mengandung cacing.



Adapun jenis ikan kaleng yang mengandung cacing ialah Produk Ikan Kaleng Makarel pada tiga merek yakni Farmerjack dengan nomor izin edar (NIE) BPOM ML 543929007175, merek Io dengan NIE BPOM ML 543929070004, dan merek Hoki dengan NIE BPOM ML 543909501660.

Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma kepada anoatimes.id, mengatakan sampai saat ini tidak ditemukan beredar di Sultra.


Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma
“Daerah kita aman. Sampai saat ini tidak ditemukan beredar di Sultra,” ujar Leonard Duma via WhatApps, Selasa (27/3).


Namun, lanjut Leonard Duma menambahkan apabila nanti ada masyaraat yang mendapati adanya produk tersebut agar dapat menginformasikan ke BPOM untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

“Bilamana masyarakat ada melihat ke tiga produk tersebut beredar di Kendari agar disampaikan ke Balai BPOM agar dapat dilakukan tindak lanjut dengan baik,” imbaunya.

Untuk diketahui, saat pertama kali di temukan cacing pada ikan kaleng, BPOM RI langsung memerintahkan agar importir segera menarik kembali tiga jenis produk iklan kaleng Sarden yang mengandung cacing, dan dilakukan pemusnahan.

Laporan : Awi


info desin: haiarsitek.com